Minggu, 13 Juni 2010

Perjalanan Menuju SOLO

Waktu itu pas tanggal (entar liat penanggalan dulu) 4 Juni 2010, kita Nak-Kanak Blogger Bangkalan Madura bersiap-siap untuk melanglang buana ke kota Solo. Tujuan kita kesana untuk menghadiri SOLO (Sharing Online, Lan Offline) yang di undang oleh Komunitas Blogger Solo. Kita start berkumpul di sekitar tempat jual karcis kapal, sambil foto-fotoan + becanda-becandaan kita menanti kedatangan teman yang masih dalam perjalanan menuju tempat berkumpul. Nah, setelah pada berkumpul semua yang diketahui dari absen melalui masing-masing koordinator kelompok mulailah kita menuju kapal, saya sendiri berjalan menuju ke kapal dengan santai dan temen-temen yang lain pada memakai kekuatan semangat '45 yang pada akhirnya saya sendiri (sambil Caper Mode: On) agak jauh dari teman-teman yang lain. Setelah kurang lebih (Plus Minus) setengah jam terhuyung-huyung diatas kapal, akhirnya kita tiba dengan selamat di kota Pahlawan. Mulailah Para Koordinator mencari mobil Carteran untuk para anggotanya dan yang pasti mereka bernegosiasi dengan para Supir Angkot untuk saling tawar-menawar (Emangnya Pindang?). Setelah negosiasi menghasilkan suatu keputusan yang mufakat, berangkatlah kita menuju Stasiun Kereta Api Gubeng. Setelah sampai kemudian para Koordinator Kelompok membeli Karcis Kereta Api yang harganya Rp. 26.000 Class Ekonomi untuk jurusan Stasiun Balapan Solo. Sambil menunggu kereta itu datang ke tempat mangkalnya (Loe kira Ojek?) kita para Lelaki mencari masjid untuk Sholat Jum'at yang jaraknya sekitar setengah kilometer dari Stasiun Gubeng. Pas jam setengah dua, saya dan teman-teman makan soto Madura di sekitar Stasiun Gubeng untuk mengisi stok perut selama dalam perjalanan menuju kota Solo. Nah, yang di tunggu-tunggu akhirnya datang juga, kita mulai mencari tempat duduk masing-masing tepatnya di gerbong no. 9. Dalam perjalanan Kereta Api menuju Solo, saya dan 3 teman yang duduk saling berhadapan bermain Kartu Remi untuk menghilangkan rasa kebosanan + kepenatan sedangkan yang lain, lagi Inspeksi dadakan Camilan teman-teman, ada yang berfoto-foto ria, bercanda, tidur, dan ada yang melakukan perbuatan tidak terpuji yaitu meminjam anak balita untuk berfoto ria. Jam terus berputar, menit terus berlalu dan detik-pun terus berdetak yang pada akhirnya kita sampai pada Stasiun Balapan Solo, disana kita disambut oleh para Panitia dari Bengawan Solo yang kemudian mengantarkan kita pada tempat peristirahatan di Wisma Seni, Berhubung waktu itu kendaraan terbatas jadi kita bergantian untuk mencapai Wisma Seni. Nah sambil menunggu giliran mendapatkan angkutan gratis itu, kita sempat-sempatin buat foto bareng di Stasiun Solo meskipun pada waktu itu saya sempat patah hati melihat "dia" foto berduaan. Tiba juga giliran saya dan teman-teman yang belum terangkut untuk menginap di Wisma Seni, sesampainya disana kita langsung diantar untuk kemudian diberi kunci kamar dan tidak lupa menjamak sholat yang tertinggal. Sekian dulu cerita singkat mengenai perjalanan kita Plat-M.com ke Kota Solo, untuk selanjutnya saya akan menceritakan selama di solo dan pulang setelah dari Solo.

Keterangan:
ini hanyalah cerita saya dan maaf jika ada yang salah dan kurang berkenan di hati para pembaca sekalian.

0 komentar:

Posting Komentar